Arsip Kategori: Informasi Umum

Cara Memasang Translate Blog

Nah, teman-teman sekarang saya akan membagi ilmu yang saya ketahui, yaitu bagaimana cara memasang penerjemah atau translate pada blog WordPress, seperti yang saya pakai, ini gambar translate yang saya pakai :

Sebenarnya caranya tidak begitu susah kuk, kalau teman-teman mengerti code HTML nya, maka dari itu agar tidak terlalu sulit saya akan memberikan code HTML nya , ini dia teman-teman :
1. Code HTML untuk Translate ke Bahasa Inggris
<a href=”http://translate.google.com/translate?hl=id&amp;langpair=id|en&amp;u=http://routeterritory.wordpress.com/”> <img src=”http://routeterritory.files.wordpress.com/2010/10/inggris.jpg” title=”English”></a>

2. Code HTML untuk Translate ke Bahasa Cina
<a href=”http://translate.google.com/translate?hl=id&amp;langpair=id|zh-CN&amp;u=http://routeterritory.wordpress.com/”> <img src=”http://routeterritory.files.wordpress.com/2010/10/cina.jpg” title=”Chinese”></a>

3. Code HTML untuk Translate ke Bahasa Korea
<a href=”http://translate.google.com/translate?hl=id&amp;langpair=id|ko&amp;u=http://routeterritory.wordpress.com/”> <img src=”http://routeterritory.files.wordpress.com/2010/10/korea1.jpg” title=”Korean”></a>

4. Code HTML untuk Translate ke Bahasa Jepang
<a href=”http://translate.google.com/translate?hl=id&amp;langpair=id|ja&amp;u=http://routeterritory.wordpress.com/”> <img src=”http://http://routeterritory.files.wordpress.com/2010/10/jepang.jpg” title=”Japanese”></a>

5. Code HTML untuk Translate ke Bahasa Jerman
<a href=”http://translate.google.com/translate?hl=id&amp;langpair=id|de&amp;u=http://routeterritory.wordpress.com/”> <img src=”http://routeterritory.files.wordpress.com/2010/10/jerman.jpg” title=”Germany”></a>

6. Code HTML untuk Translate Prancis
<a href=”http://translate.google.com/translate?hl=id&amp;langpair=id|fr&amp;u=http://routeterritory.wordpress.com/”> <img src=”http://routeterritory.files.wordpress.com/2010/10/prancis.jpg” title=”France”></a>Untuk code HTML yang saya beri tulisan tebal dan miring itu teman-teman ganti dengan alamat blognya teman-teman.

Code HTML di atas teman-teman masukkan ke Widgets Text pada WordPress, caranya adalah. :
1. Masukkan ke http://wordpress.com/
2. Kemudian Login.
3. Lalu Pilih Widgets -> Text
4. Dan masukkan code-code HTML di atas (Jangan lupa tulisan tebal dan miring diganti dengan alamat blog teman-teman).
5. Isikan Title yang diinginkan.
6. Jika sudah semua, tekan Save, dan akan muncul pada tempilan blognya teman-teman, yang otomatis juga dapat digunakan. :)

Nah mudah-mudahan ilmu yang saya dapatkan ini bermanfaat untuk teman-teman. :)

Program Kreativitas Mahasiswa ( PKM )

Program Kreativitas Mahasiswa ( PKM ) merupakan salah satu bentuk upaya yang ditempuh oleh Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat ( DP2M ), Ditjen Dikti dalam meningkatkan kualitas peserta didik ( Mahasiswa ) di perguruan tinggi agar kelak dapat menjadi anggota masyarakat yang memiliki kemampuan akademis dan/atau profesional yang dapat menerapkan, mengembangkan dan meyebarluaskan ilmu pengetahuan, teknologi dan/atau kesenian serta memperkaya budaya nasional.

Jenis-Jenis PKM, yaitu :
1. PKM-P ( Karya Kreatif, Inovatif dalam Penelitian )
Merupakan Program Penelitian yang bertujuan untuk mengidentifikasi faktor penentu mutu produk, menemukan hubungan sebab-akibat antara dua atau lebih faktor, menguji cobaan sebuah bentuk atau peralatan, merumuskan metode pembelajaran, melakukan inventarisasi sumber daya, mengidentifikasi senyawa kimia di dalam tanaman, merumuskan teknik pemasaran, laju pertumbuhan ekonomi di sentra kerajinan Kasongan, faktor penyebab tahayul yang mewarnai perilaku masyarakat Jawa dan lain-lain kegiatan yang memiliki tujuan semacam itu.

2. PKM-T ( Karya Kreatif, Inovatif dalam menciptakan Karya Teknologi )
Merupakan Program bantuan Teknologi atau manajemen atau lainnya bagi industri berskala mikro atau kecil sesuai kebutuhan calon Mitra program. Mitra program yang dimaksud dalam hal ini adalah kelompok masyarakat yang dinilai produktif.  Karena produk PMKT adalah solusi untuk mengatasi persoalan yang diprioritaskan Mitra, maka di dalam usul program harus dilampirkan Surat Pernyataan Kesediaan Bekerjasama dari Mitra pada kertas bermaterai Rp 6.000,- .

3. PKM-K ( Karya Kreatif, Inovatif dalam Membuka Peluang Usaha )

Merupakan program pengembangan ketrampilan mahasiswa dalam berwirausaha dan berorientasi pada profit. Komoditas usaha yang dihasilkan dapat berupa barang atau jasa yang selanjutnya merupakan salah satu modal dasar mahasiswa berwirausaha dan memasuki pasar.

4. PKM-M ( Karya Kreatif, Inovatif  dalam Membantu Masyarakat )
Merupakan Program bantuan Ilmu Pengetahuan, Teknologi dan Seni dalam upaya peningkatan kinerja, membangun keterampilan usaha, penataan dan perbaikan lingkungan, penguatan kelembagaan masyarakat, upaya penyembuhan buta aksara dan lain-lain bagi masyarakat baik formal maupun non-formal, yang sementara ini dinilai kurang produktif. Disyaratkan dalam usulan program ini adanya komitmen bekerjasama secara tertulis dari komponen masyarakat yang akan dibantu / menjadi khalayak sasaran.

5. PKM-AI ( Karya Kreatif, dalam Penulisan Artikel Ilmiah )
Merupakan program penulisan artikel ilmiah yang bersumber dari suatu kegiatan mahasiswa dalam pendidikan, penelitian atau pengabdian kepada masyarakat yang telah dilakukannya sendiri (studi kasus, praktek lapang, KKN, PKM, magang, dan lain-lain).

6. P K M–GT ( Karya Tulis dalam Penuangan Gagasan / Ide Kreatif )
Merupakan program penulisan artikel ilmiah yang bersumber dari ide atau gagasan kelompok mahasiswa. Gagasan yang dituliskan mengacu kepada isu aktual yang dapat ditemukan di masyarakat dan memerlukan solusi hasil karya pikir yang cerdas dan realistik.

Alur perjalan setiap bidang PKM :

Struktur usulan PKM terdiri dari komponen berikut:
A. JUDUL
“Judul PKM hendaknya singkat dan spesifik, tetapi cukup jelas memberi gambaran mengenai kegiatan PKM yang diusulkan”.

B. LATAR BELAKANG MASALAH
“Latar Belakang Masalah isinya untuk menjawab keingintahuan mahasiswa untuk mengungkapkan suatu gejala / konsep / dugaan atau menerapkannya untuk suatu tujuan”.

C. PERUMUSAN MASALAH
“Uraikan pendekatan dan konsep untuk menjawab masalah yang diteliti, hipotesis yang akan diuji, dugaan yang akan dibuktikan, masalah yang akan dicari penyelesaiannya, atau peluang usaha yang akan diraih”.

D. TUJUAN
“Rumuskan tujuan yang akan dicapai secara spesifik dan hendaknya jelas dan dapat diukur”.

E. LUARAN YANG DIHARAPKAN
“Luaran harus sesuai dengan jenis kegiatannya seperti PKM-P ( Artikel, Paten ), PKM-T ( Paten, model desain, piranti lunak, jasa ), PKM-K ( Barang dan jasa komersial ), PKM-M ( Jasa, desain, barang ), PKM-Al ( Artikel Ilmiah ), PKM-GT ( Gagasan kreatif yang tertulis ).

F. KEGUNAAN
( Sebutkan manfaat yang akan diperoleh bagi khalayak sasaran, dari sisi ekonomi maupun IPTEK, pada saat atau setelah kegiatan PKM selesai ).

G. TINJAUAN PUSTAKA ( untuk PKM-P dan PKM-T )
“Rangkaian teori yang mempunyai sebuah atau beberapa alur pikir tentang terjadinya suatu peristiwa ilmiah ( Mechanism of Action ) dari suatu topik ilmiah yang dikaji”.
GAMBARAN UMUM RENCANA USAHA ( ulasan mengenai hasil survai pasar atau survai kelayakan usaha untuk kegiatan kewirausahaan yang direncanakan dalam PKM-K )
“Uraikan kondisi umum lingkungan yang menimbulkan gagasan menciptakan kegiatan usaha profit yang menjanjikan. Gambaran mengenai potensi sumberdaya dan peluang pasar termasuk analisis ekonomi usaha yang direncanakan disajikan secara singkat untuk menunjukkan kelayakan usaha”.
GAMBARAN UMUM MASYARAKAT SASARAN ( untuk PKM-M )
“Uraikan permasalahan yang dihadapi masyarakat yang membutuhkan bantuan penyelesaiannya, dan berikan gambaran solusi yang ditawarkan termasuk teknologi yang akan digunakan”.

H. METODE PELAKSANAAN
“Uraikan metode yang digunakan dalam pelaksanaan program secara rinci”.

I. JADWAL KEGIATAN
“Buatlah jadwal kegiatan PKM yang meliputi rinci kegiatan persiapan, pelaksanaan dan penyusunan laporan dalam bentuk Bar-chart”.

J. RANCANGAN BIAYA
“Rincian biaya harus lengkap, wajar dan jelas peruntukannya. Honorarium (tim pelaksana, dosen pendamping ataupun tenaga pembantu lainnya) tidak diperkenankan bagi pihak manapun (tim pelaksana, dosen pendamping ataupun tenaga pembantu lainnya). Maksimal Dana 10 Juta”.

K. DAFTAR PUSTAKA ( untuk PKM-P dan PKM-T )
“Daftar pustaka berisi informasi tentang sumber pustaka yang telah dirujuk dalam tubuh tulisan”.

L. LAMPIRAN
“1) Biodata Ketua dan Anggota Kelompok, Biodata Dosen Pedamping,
2) Gambaran teknologi yang akan diterapkembangkan ( untuk PKM-T, PKM-K, PKM-M ),
3) Surat Pernyataan Kesediaan Bekerjasama dari Pengusaha Mikro / Kecil ( untuk PKM-T ), Koperasi atau Kelompok Tani ( PKM-M ),
4) Denah detil Lokasi Pengusaha Kecil atau Mitra Kerja (untuk PKM-T, PKM-M)
5) Hal-hal lain yang dianggap perlu.”

Keajadian Alam Petir


Petir merupakan peristiwa alami loncatnya muatan-muatan listrik diantara awan ke awan atau awan ke permukaan Bumi.

Proses Terjadinya
Petir terjadi akibat perpindahan muatan negatif ( Elektron ) menuju ke muatan positif ( Proton ). Para ilmuwan menduga lompatan bunga api listriknya sendiri terjadi, ada beberapa tahapan yang biasanya dilalui. Pertama adalah pemampatan muatan listrik pada awan bersangkutan. Umumnya, akan menumpuk di bagian paling atas awan adalah listrik muatan negatif; di bagian tengah adalah listrik bermuatan positif; sementara di bagian dasar adalah muatan negatif yang berbaur dengan muatan positif. Pada bagian bawah inilah petir biasa berlontaran.

Petir dapat terjadi antara :
• Awan dengan awan.
• Dalam awan itu sendiri.
• Awan ke udara.
• Awan dengan tanah ( Bumi )
Besar medan listrik minimal yang memungkinkan terpicunya petir ini adalah sekitar 1.000.000 volt per meter.

Dampak Negatif Petir
Umumnya petir-petir mengincar korban di wilayah datar yang terbuka. Besar medan listrik minimal yang memungkinkan terpicunya petir ini adalah sekitar 1.000.000 volt per meter. Bayangkan betapa mengerikannya jika lompatan bunga api ini mengenai tubuh makhluk hidup! Korban tiba-tiba terpental ketika sebuah petir menyambarnya. Seperti juga korban lainnya, ia tewas seketika dengan tubuh terbakar. Apabila petir menyambar rumah, rumah tersebut akan rusak dan perabotan elektronik akan rusak seperti telepon, televisi, atau yang lainnya.

Cara mengantisipasi Petir
1. Apabila sebuah bangunan yang tinggi caranya dengan memasang penangkal petir. Apabila ada petir akar menyambar alat penangkal kemudian disalurkan melalui kawat besar yang terbuat dari tembaga atau kuningan menuju ke tanah.
2. Apabila terjadi hujan dan petir, lebih baik menghindar di tempat terbuka.
3. Untuk menghindari kerusakan alat listrik di rumah apabila terjadi hujan dan petir adalah dengan cara mematikan listrik, atau mencabut saluran antena di televisi, dan mencabut kabel telepon.