Perbedaan Jurusan Sistem Informasi dengan Jurusan Komputer Lainnya

Sejarah

Sebelum tahun 1990-an, tepatnya sekitar tahun 1960-an, disiplin ilmu yang berkembang masih sangat sederhana. Untuk urusan utak-atik hardware, dapat memilih Jurusan Teknik Elektro.

Kemudian, masih di masa yang sama, Ilmu Komputer lebih banyak bermain di rekayasa software, sedangkan Sistem Informasi lebih kepada mengeksplorasi manfaat hardware dan software untuk membantu menyelesaikan problem bisnis.

Dengan semakin berkembangnya teknologi mikroprosesor berbasis Chip ( Chip-Based ) yang dimulai pada pertengahan 1970-an, maka secara perlahan Teknik Komputer menjadi suatu ilmu dengan spesialiasi khusus, yang merupakan pemekaran dari Teknik Elektro.

Pasca 1990-an, akhirnya berbagai disiplin ilmu dalam rumpun perkomputeran saling membentuk diri mengikuti perkembangan zaman. Teknik Komputer menjadi semakin solid dan terpisah dari Jurusan Teknik Elektro. Karena semakin berkembang pesatnya, maka Ilmu Komputer berkembang menjadi sebuah Jurusan yaitu Jurusan Ilmu Komputer, alasan terbentuknya Jurusan ini, karena dibutuhkan suatu keahlian yang sangat spesifik untuk dapat menghasilkan sebuah software yang baik. Saat itu mulai meluas kesadaran bahwa pembuatan software yang baik adalah sangat sulit, sangat mahal dan sangat diperlukan. Sehingga disiplin ilmu Teknik Software yang sebelumnya berada di dalamnya, akhirnya menjadi mandiri, dan menjadi sebuah Jurusan pula.

Kemudian Sistem Informasi juga berkembang menjadi sebuah Jurusan seiring dengan tuntutan dunia bisnis yang membutuhkan kehandalan pengelolaan hardware dan software dalam mendukung kinerjanya.

Lalu setelah itu disiplin Teknik Informatika berkembang pada era akhir 1990-an. Teknik Informatika berkembang lantaran diperlukan satu disiplin ilmu lagi dalam dunia perkomputeran yang akan membantu suatu organisasi atau institusi dalam menjamin kelayakan infrastruktur komputer dikaitkan dengan kesiapan dari sisi internal, semisal kesiapan sumber daya manusia terkait.

Deskripsian Ilmu atau Perbedaan dari masing-masing Jurusan Ilmu Perkomputeran

Selanjutnya, dokumen ‘Computing Curricula 2005 tersebut secara gamblang menjelaskan deskripsi masing-masing dari ilmu perkomputeran yang ada dewasa ini. Secara singkat, deskripsi tersebut adalah sebagai berikut:

– Jurusan Teknik Komputer mempelajari antara lain tentang bagaimana mendisain dan merancang konstruksi komputer dan sistem berbasis komputer yang baik. Ilmu yang terlibat adalah tentang hardware, software, komunikasi dan tentu saja memahami proses interaksi antar bagian tersebut.

– Jurusan Ilmu Komputer mempelajari antara lain tentang bagaimana mengembangkan robotik, computer vision, intelligence system, bio-informatika, dan hal-hal lainnya yang terkait dengan pengembangan komputer kedepannya. Untuk itu, ilmuwan komputer ini harus memelajari berbagai hal secara teoritis hingga dasar-dasar algoritma dan mengetahui cara mengimplementasikannya.

– Jurusan Sistem Informasi mempelajari antara lain tentang bagaimana membangun dan mengintegrasikan solusi teknologi informasi dengan proses bisnis yang ada, sehingga suatu institusi bisnis akan dapat mencapai tujuannya dengan efektif dan efisien

– Jurusan Teknik Informatika mempelajari antara lain tentang bagaimana sebuah sistem informasi di sebuah institusi sudah tepat keberadaannya, berfungsi sesuai harapan, mudah dalam pengaturan operasional, serta aman. Selain itu aspek non-teknis semisal memahami kebutuhan dari pengguna akhir, menterjemahkan kebutuhan manajemen, dan hal-hal praktis lainnya juga dipelajari.

– Jurusan Teknik Software mempelajari antara lain tentang bagaimana merancang bangun dan memelihara sebuah sistem software yang reliabel, efisien, efektif serta mudah dikembangkan dan dapat memenuhi kebutuhan dari Customer atau pengguna.

Lima Aspek dan Theory vs Applied

Di dalam dokumen ‘Computing Curricula 2005 tersebut, penjelasan di atas dipaparkan lebih panjang-lebar. Bahkan untuk kekuatan dari masing-masing jurusan ilmu perkomputeran tersebut, telah diterjemahkan dalam bentuk tabel grafik yang mencerminkan fokus ilmu terkait.

Fokus tersebut mengacu kepada lima aspek, yaitu

(1). Isu Organisasi dan Sistem Informasi,

(2). Teknologi Aplikasi,

(3). Metode dan Teknologi Software,

(4). Infrastruktur Sistem,

(5). Arsitektur dan Hardware Komputer, yang kelimanya berada pada sumbu vertikal.

Setiap disiplin ilmu perkomputeran memang secara umum bisa saja secara sebagian atau keseluruhan mempelajari kelima aspek tersebut. Tetapi dari tabel grafik yang disediakan, dapat secara jelas menggambarkan fokus dan kekuatan masing-masing.

Karena pada grafik tersebut, pada sumbu horizontalnya menjelaskan tentang pengembangan keilmuannya, apakah lebih Theory ( Teori, Prinsip dan Inovasi ) ataukah lebih kepada Applied ( Aplikasi, Pemasangan, Konfigurasi ).

Catatan:
Dokumen ‘Computing Curricula 2005
tersebut dapat didownload di http://www.acm.org/education/curric_vols/CC2005_Final_Report2.pdf (887 kb).

Sumber:
http://www.detikinet.com/index.php/detik.read/tahun/2006/bulan/01/tgl/26/time/102059/idnews/526627/idkanal/331
(dbu)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s