Category Archives: Maniak Bola

Konsep Dasar Tendangan Penalti


Keahlian dalam melakukan tendangan penalti mutlak harus dimiliki setiap pemain sepakbola / futsal, termasuk kiper, karena penalti dapat memegang peranan penting dalam sebuah pertandingan. Ada beberapa konsep dasar dalam melakukan tendangan penalti, yaitu :
1. Saat akan melakukan tendangan penalti, pertama tentukan dulu arah sasaran dimana bola akan diarahkan.
2. Bola yang ditendang arahkan pada sudut yang susah dijangkau oleh kiper, tendangan bisa dilakukan dengan keras, ataupun pelan tapi dalam melakukannya dengan akurasi yang sempurna. Untuk mendapatkan akurasi yang sempurna caranya dengan latihan berulang kali mengarahkan bola pada sasaran yang dituju.
3. Saat bola ditendang, sasaran awal yang telah ditentukan, jangan dirubah, dan yakinkan pada diri bahwa bola akan masuk.
4. Saat melakukan tendangan, tatap mata kiper, karena itu akan membantu kepercayaan diri, dan juga kiper akan susah menebak ke arah mana bola akan ditendang.

Iklan

Bola Standard International

Bola yang digunakan dalam permainan atau pertandingan futsal berbeda dengan bola yang digunakan dalam permainan atau pertandingan sepak bola ( lapangan besar ). Di bawah ini akan dijelaskan beberapa spesifikasi Standard International dari bola Futsal dan bola Sepak Bola.

Untuk Standard International bola Futsal adalah sebagai berikut :


  • Berbentuk bulatan sempurna;
  • Lapisan terbuat dari kulit atau bahan lainnya yang layak untuk itu ( Bola dari bahan yang berbulu tidak diperbolehkan dalam pertandingan Internasional );
  • Keliling bola tidak kurang dari 62 cm dan tidak lebih dari 64 cm;
  • Pada saat pertandingan dimulai, berat bola minimum 400 gram dan maksimum 440 gram;
  • Memiliki tekanan sama dengan 0,4-0,6 atmosfir (400-600/cm2) pada permukaan laut.
  • Bola tidak boleh melambung dari permukaan lapangan kurang dari 50 cm dan tidak boleh lebih dari 65 cm ketika dijatuhkan dari ketinggian dari 2 meter.
  • Lambang Resmi dari “FIFA APROAVED“ atau lambang : FIFA INSPECTED” atau Referensi : INTERNATIONAL MATCHBALL STANDARD”

Keterangan :

penggunaan bola berlogo “FIFA APPROVED” atau “FIFA INSPECTED” untuk kompetisinya sendiri, maka asosiasi juga harus memperkenankan penggunaan bola yang memegang rancangan bebas royalti “INTERNATIONAL MATCHBALL STANDARD”.

Untuk Standard International bola Sepak Bola adalah sebagai berikut :


  • Ukuran standar bola sepak adalah berdieameter 68–70 cm dan berat 410–450 g, Tekanan 8–12 psi,
  • Apabila bola dijatuhkan ke tanah, kelembaman bola sekitar 60 %, yang artinya jika dijatuhkan dari ketinggian 1 meter, maka bola akan memantul balik setinggi 60 cm.
  • Bola tidak boleh sewarna dengan warna lapangan, maka tidak ada bola yang berwarna hijau. ( meskipun dalam peraturan FIFA tidak ada peraturan resmi mengenai warna bola ).
  • Untuk mengatasi lapangan yang tertutup salju, harus digunakan bola berwarna orange atau merah cerah.
  • Lapisan bola tidak boleh polos, artinya harus bercorak, karena untuk memperjelas penglihatan jika bola terkena efek berputar.

Teknik Dasar Permainan Futsal

Di dalam permainan futsal ada beberapa teknik dasar yang perlu dikuasai oleh pemain futsal. Berikut teknik-teknik dasar yang harus dikuasai dengan keahlian khusus oleh setiap pemain futsal :

1. Kontrol Bola
Teknik mengontrol bola dalam permainan futsal dapat dilakukan dengan menggunakan kaki bagian dalam, kaki bagian luar dan telapak kaki sebelah depan dengan memanfaatkan sol sepatu. Teknik mengontrol bola dengan sol sepatu dalam futsal sangat penting sehingga harus dikuasai oleh setiap pemain.

2. Passing / Pengumpan
Umpanan dapat dilakukan dengan menggunakan beragam sisi kaki, yaitu menggunakan kaki bagian dalam, kaki bagian luar, ujung kaki, tumit, atau sisi bawah. Namun yang paling baik adalah menggunakan kaki bagian dalam dengan arah mendatar atau umpanan panjang yang menyusur tanah, karena umpanan akan memiliki akurasi paling baik jika dibandingkan dengan lainnya.

3. Dribling / Menggiring
Untuk mengecoh pemain lawan dalam sebuah permainan futsal, seorang pemain futsal harus memiliki kemampuan dalam menggiring bola. Ada beberapa teknik dalam menggiring bola yang harus dikuasai dalam bermain futsal, berikut ini beberapa teknik dalam menggiring bola pada permainan futsal:
• Dribbling menggunakan kaki bagian luar
Dengan teknik ini jika menggunakan kaki kanan pemain futsal dapat mengecoh ke sebelah kiri lawan atau sebaliknya. Akan tetapi teknik ini tidak bisa mengecoh lawan ke sebelah kanan bila menggunakan kaki kanan, begitupula sebaliknya.
• Dribbling menggunakan kaki bagian dalam
Dengan teknik ini pemain futsal dapat mengecoh lawan ke sebelah kanan lawan apabila menggunakan kaki kanan atau sebaliknya. Akan tetapi teknik ini tidak bisa mengecoh lawan ke sebelah kiri bila menggunakan kaki kanan, begitupula sebaliknya.
• Dribbling menggunakan bagian punggung kaki
Dribbling menggunakan bagian punggung kaki adalah dapat menggiring bola dengan arah lurus apabila tidak ada lawan yang menghalangi. Akan tetapi teknik ini kurang efektif untuk mengecoh lawan ke sebelah kiri atau sebelah kanan.

4. Menendang Keras ( Shooting )
Teknik menendang keras yang efektif dalam permainan futsal adalah menendang bola dengan menggunakan ujung kaki /  sepatu, karena dengan teknik ini bola akan melesat cukup kencang dan bola juga akan tetap bergerak lurus.

5. Kecepatan
Ciri dari permainan futsal adalah kecepatan, maka pemain futsal dituntut cepat dalam mengalirkan bola, bergerak mencari ruang untuk menerima umpan, dan bereaksi, karena dengan pergerakan yang cepat, seorang pemain futsal akan dapat mengecoh lawan dan dalam melakukan penjagaan serta juga dapat dengan cepat menyusun formasi baik itu ketika melakukan penyerangan ataupun ketika bertahan. Oleh karena itu kecepatan harus mutlak dikuasai sebagai salah satu teknik dasar futsal.

6. Fisik
Karena dalam permainan futsal dituntut banyak bergerak, berlari dengan kecepatan, maka dibutuhkan fisik yang bugar, karena tanpa fisik yang baik sangat sulit seorang pemain futsal menjalani pertandingan dengan tempo tinggi.

Di dalam permainan futsal ada beberapa teknik dasar yang perlu dikuasai oleh pemain futsal. Berikut teknik-teknik dasar yang harus dikuasai dengan keahlian khusus oleh setiap pemain futsal :

1. Kontrol Bola
Teknik mengontrol bola dalam permainan futsal dapat dilakukan dengan menggunakan kaki bagian dalam, kaki bagian luar dan telapak kaki sebelah depan dengan memanfaatkan sol sepatu. Teknik mengontrol bola dengan sol sepatu dalam futsal sangat penting sehingga harus dikuasai oleh setiap pemain.

2. Passing / Pengumpan
Umpanan dapat dilakukan dengan menggunakan beragam sisi kaki, yaitu menggunakan kaki bagian dalam, kaki bagian luar, ujung kaki, tumit, atau sisi bawah. Namun yang paling baik adalah menggunakan kaki bagian dalam dengan arah mendatar atau umpanan panjang yang menyusur tanah, karena umpanan akan memiliki akurasi paling baik jika dibandingkan dengan lainnya.

3. Dribling / Menggiring
Untuk mengecoh pemain lawan dalam sebuah permainan futsal, seorang pemain futsal harus memiliki kemampuan dalam menggiring bola. Ada beberapa teknik dalam menggiring bola yang harus dikuasai dalam bermain futsal, berikut ini beberapa teknik dalam menggiring bola pada permainan futsal:
Dribbling menggunakan kaki bagian luar
Dengan teknik ini jika menggunakan kaki kanan pemain futsal dapat mengecoh ke sebelah kiri lawan atau sebaliknya. Akan tetapi teknik ini tidak bisa mengecoh lawan ke sebelah kanan bila menggunakan kaki kanan, begitupula sebaliknya.
Dribbling menggunakan kaki bagian dalam
Dengan teknik ini pemain futsal dapat mengecoh lawan ke sebelah kanan lawan apabila menggunakan kaki kanan atau sebaliknya. Akan tetapi teknik ini tidak bisa mengecoh lawan ke sebelah kiri bila menggunakan kaki kanan, begitupula sebaliknya.
Dribbling menggunakan bagian punggung kaki
Dribbling menggunakan bagian punggung kaki adalah dapat menggiring bola dengan arah lurus apabila tidak ada lawan yang menghalangi. Akan tetapi teknik ini kurang efektif untuk mengecoh lawan ke sebelah kiri atau sebelah kanan.

4. Menendang Keras ( Shooting )
Teknik menendang keras yang efektif dalam permainan futsal adalah menendang bola dengan menggunakan ujung kaki /  sepatu, karena dengan teknik ini bola akan melesat cukup kencang dan bola juga akan tetap bergerak lurus.

4. Kecepatan
Ciri dari permainan futsal adalah kecepatan, maka pemain futsal dituntut cepat dalam mengalirkan bola, bergerak mencari ruang untuk menerima umpan, dan bereaksi, karena dengan pergerakan yang cepat, seorang pemain futsal akan dapat mengecoh lawan dan dalam melakukan penjagaan serta juga dapat dengan cepat menyusun formasi baik itu ketika melakukan penyerangan ataupun ketika bertahan. Oleh karena itu kecepatan harus mutlak dikuasai sebagai salah satu teknik dasar futsal.

5. Fisik
Karena dalam permainan futsal dituntut banyak bergerak, berlari dengan kecepatan, maka dibutuhkan fisik yang bugar, karena tanpa fisik yang baik sangat sulit seorang pemain futsal menjalani pertandingan dengan tempo tinggi.

Ukuran Lapangan Futsal

Lapangan Futsal berbentuk persegi panjang, dengan ukuran sebagai berikut :
Umum
Panjang : Minimum 25 m, Maksimum 42 m
Lebar     : Minimum 15 m, Maksimum 25 m

Standart Internasional
Panjang : Minimum 38 m, Maksimum 42 m
Lebar     : Minimum 18 m, Maksimum 25 m

Permukaan Lapangan Futsal
Permukaan lapangan harus mulus dan rata serta tidak kasar atau kesat. Penggunaan bahan dari kayu atau bahan buatan lainnya adalah sangat dianjurkan. Beton ataupun bata harus dihindarkan.
Semua garis memiliki lebar 8 cm.
Lapangan Futsal dibagi menjadi dua bagian yang dibelah oleh garis tengah lapangan.Tanda / Titik Tengah ditandai dengan sebuah titik ditengah-tengah garis tengah lapangan. Titik tengah dikelilingi oleh sebuah lingkaran dengan radius 3 meter.

Gambar Lapangan Futsal dan penjelasan perangkatnya, sebagai berikut :

Penalty Area
Penalty Area berbentuk seperempat lingkaran dengan radius 6 meter yang digambarkan berada ditengah-tengah pada garis gawang.
Bagian atas dari masing-masing seperempat lingkaran dihubungkan oleh garis sepanjang 3.16 meter yang membentang sejajar dengan garis gawang.

1. Titik Penalty
Pada Lapangan Futsal memiliki 2 titik penalty, yaitu dengan ukuran :
Titik Penalty Pertama : Berjarak 6 meter dari titik tengah antara posisi tiang gawang vertikal dan jaraknya sama diantara kedua tiang tersebut.
Titik Penalty Kedua : Berjarak 10 meter dari titik tengah antara posisi tiang gawang vertical dan jaraknya sama diantara kedua tiang tersebut.

2. Gawang
Ditempatkan pada tengah-tengah dari garis gawang. Gawang terdiri dari :
– Dua buah tiang sejajar vertical dengan jarak yang sama dari setaip sudut dan pada sisi atasnya dihubungkan dengan batang horizontal.
– Jarak kedua tiang vertical adalah 3 meter dan jarak dari sisi bawah batangan atas ke dasar permukaan lapangan adalah 2 meter.
– Tiang vertical maupun tiang horinzontal memiliki lebar dan kedalaman 8 cm.
– Jaring, terbuat dari tali rami, goni, atau nilon, dipautkan pada kedua tiang vertical dan tiang horizontal pada sisi belakang gawang.
– Bagian bawah didukung oleh batangan melengkung ataupun bentik lainnya untuk memberikan tahanan yang cukup.
– Kedalaman gawang adalah jarak dari ujung bagian dalam dari posisi gawang langsung kearah sisi luar lapangan, minimal 80 cm pada bagian atas dan 100 cm pada bagian bawah ( Permukaan Lapangan ).

Gambar Gawang Futsal beserta ukurannya :

Subsitution Zone ( Zona Pengganti )
Zona Pengganti pemain adalah tempat dimana pemain masuk dan keluar lapangan apabila terjadi pergantian pemain. Zona ini terletak persis didepan bangku tim dimana cadangan dari tim official berada.
Zona penggantian pemain ditempatkan secara langsung didepan dari bangku pemain cadangan dan memiliki panjang 5 meter. Zona ini ditandai pada setiap sisinya dengan sebuah garis yang memotong garis pembatas lapangan, lebar garis 8 cm dan panjang 80 cm, dimana 40 cm berada didalam lapangan dan 40 cm diluar dari lapangan.
Jarak antara masing-masing zona pergantian dengan titik perpotongan garis tengah lapangan dengan garis pembatas lapangan adalah 5 meter. Ruang yang bebas ini, secara langsung berada didepan meja penjaga waktu,. Harus tetap terjaga kebebasan pandangannya.

Gambar Subsitution Zone :

Corner Arc ( Titik Tendangan Pojok )
Seperempat lingkaran dengan radius 25 cm di setiap sudut lapangan.